Kamis, 02 Mei 2013

ALAT PERAGA DAN MEDIA PEMBELAJARAN


Menurut Heinich, dkk (1993) media merupakan alat saluran komunikasi. Media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk  jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara” yaitu perantara sumber pesan (a source) dengan penerima pesan (a receiver). Heinich mencontohkan media ini seperti film, televise, diagram, bahan cetak. Contoh media tersebut bisa dipertimbangkan sebagai media pembelajaran jika membawa pesan-pesan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Dan alat peraga merupakan bagian dari media pembelajaran. Alat peraga digunakan untuk menyampaikan pesan dan dapat merangsang pikiran siswa sehingga dapat mendorong proses belajar pada siswa.


Beberapa pengertian media pembelajaran sebagai berikut:
1.      Teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran (Schramm,1977).
2.      Sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti buku, film, video, slide, dan sebagainya (Briggs,1977).
3.      Sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang dengar, termasuk teknologi perangkat kerasnya (NEA,1969).
Media pembelajaran terdiri atas dua unsur penting, yaitu unsur peralatan atau perangkat keras (hardware) yaitu sarana atau peralatan untuk menyajikan pesan/bahan ajar tersebut dan unsur pesan yang dibawanya (message/software) yaitu informasi atau bahan ajar itu sendiri yang akan disampaikan kepada siswa.
            Media pembelajaran pada umumnya dapat dikelompokan ke dalam tiga jenis, yaitu:
a)      Media Visual , adalah media yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan indra penglihatan. Media ini terdiri atas media yang dapat doproyeksikan dan tidak dapat diproyeksikan.
1.      Media visual yang dapat diproyeksikan (Projected Visual) yaitu media yang menggunakan alat proyeksi sehingga gambar atau tulisan Nampak pada layar. Contoh alat proyeksi : opaque pictures, slide projector, LCD
2.      Media visual yang tidak dapat diproyeksikan (non-projected visual) , media ini mencangkup gambar fotografik, grafis dan gambar tiga dimensi.

b)      Media Audio, yaitu media yang mengandung pesan dalam bentuk auditif (hanya dapat didengar) yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan para siswa untuk mempelajari bahan ajar. Jenis media audio terdiri atas program kaset suara, CD audio, dan radio.

c)      Media Audio-Visual, media ini merupakan kombinasi audio dan visualatau biasa di sebut dengan  media pandang-dengar. Dengan media ini akan semakin lengkap dan optimal penyajian bahan ajar kepada para siswa. Selain dari itu media ini dalam batas-batas tertentu dapat juga menggantikan peran dan tugas guru. Dalam hal ini, guru tidak selalu berperan sebagai penyaji materi tetapi karena penyajian materi bisa diganti oleh media audio visual., maka peran guru bisa beralih menjadi fasilitator belajar yaitu memberikan kemudahan bagi para siswa untuk belajar. Contoh dari media audio-visual adalah program video/televise pendidikan, video/televise instruksional, program slide suara dan program CD interaktif


Sumber :
Hernawan, Asep Herry, dkk.2008.Media Pembelajaran Sekolah Dasar.Bandung: UPI PRESS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar